Printed Book
DAMPAK KONSUMERISME BUDAYA KOREA (K-POP) DI KALANGAN REMAJA TERHADAP TINGKAT LITERASI KEUANGAN: STUDI KASUS SISWA/I SMA LABSCHOOL JAKARTA
Penggemar K-Pop rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli barang-
4
barang yang terkait dengan idolanya. Terlebih pada remaja yang belum memiliki
pemasukan yang rela untuk meminimalisir pengeluarannya dengan menabung demi
membeli merchandise idolanya. Pembelian barang-barang yang didasarkan pada
keinginan dan kesenangan semata ini dapat berakhir menjadi perilaku konsumtif
yang dapat berakibat buruk pada remaja. Jika perilaku konsumtif ini dibiarkan maka
akan menyebabkan masalah seseorang cenderung berperilaku boros. Dampak
perilaku boros mengakibatkan masa tua seseorang akan terancam. Perilaku
konsumerisme muncul disebabkan rendahnya pemahaman remaja terhadap literasi
keuangan. Rendahnya pemahaman remaja mengenai literasi keuangan dapat
berujung pada lemahnya kemampuan dalam manajemen keuangan.
Ketidakmampuan dalam mengatur keuangan menyebabkan remaja tidak dapat
menentukan prioritas kebutuhan. Remaja dapat berakibat konsumtif dalam
membeli barang-barang yang hanya merupakan keinginan, yang dalam hal ini
adalah merchandise K-Pop. Pemahaman literasi keuangan sangatlah dibutuhkan
agar remaja dapat mengatur skala kebutuhan dan keuangan mereka.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain