Printed Book
Analisis Penggunaan Bahasa Daerah bagi Siswa Angkatan Tadavarya Nadagata
Di masa modern ini, bahasa daerah bagi beberapa generasi muda dianggap irrelevan dan perlahan terkikis oleh pengaruh bahasa asing seperti bahasa Inggris, Korea dan Jepang. Efek yang sama juga terjadi di masyarakat urban atau perkotaan besar yang cenderung abai terhadap identitas kesukuan dan lebih mementingkan aspek-aspek fungsional seperti pekerjaan contohnya yang memprioritaskan bahasa Indonesia dan tidak memberi ruang pada penggunaan bahasa daerah.
Di samping itu, pengaruh kemajuan zaman di kehidupan masyarakat modern Indonesia juga melahirkan generasi-generasi yang lahir dari orangtua yang berbeda suku, hal ini juga mengakibatkan terkikisnya bahasa daerah dari generasi muda karena tidak lagi diajarkan oleh orangtua mereka yang cenderung menggunakan
bahasa Indonesia sebagai bahasa satu-satunya dalam keluarga dan tidak pernah
menggunakan bahasa daerah kembali.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bahasa daerah di lingkungan SMA
Labschool Jakarta dan bertujuan untuk lebih mengenal bagaimana perkembangan
bahasa daerah saat ini bagi siswa angkatan TADAVARYA NADAGATA di SMA
Labschool Jakarta.
| KT6571c1 | R XIID FAT a C. 01 | Perpustakaan Labschool Jakarta (referensi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain