Printed Book
Pengaruh Penggunaan Gadget Berlebihan Terhadap Kualitas Tidur Kelas XII SMA Labschool Jakarta
Penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya biru (blue light) yang dapat menghambat hormon tidur. Akibatnya, pengguna gadget yang terlalu sering terpapar cahaya ini, terutama pada malam hari, berisiko mengalami gangguan tidur seperti insomnia, tidur yang tidak nyenyak, atau waktu tidur yang menjadi tidak teratur. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, termasuk penurunan daya konsentrasi, produktivitas, serta peningkatan tingkat stres dan kelelahan.
Masalah ini menjadi semakin kompleks mengingat kesadaran
masyarakat akan pentingnya menjaga pola tidur yang sehat masih tergolong rendah. Banyak orang belum memahami hubungan langsung antara kebiasaan penggunaan gadget dengan kualitas tidur mereka.
Selain itu, belum banyak upaya edukatif yang sistematis untuk mendorong perilaku digital yang lebih sehat. Hal ini membuat penggunaan gadget secara berlebihan dianggap sebagai hal yang lumrah, tanpa menyadari
risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan.
Berdasarkan kondisi tersebut, penting untuk dilakukan kajian
mengenai pengaruh penggunaan gadget berlebihan terhadap kualitas
tidur. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih
mendalam tentang dampak negatif dari kebiasaan tersebut serta mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi.
| KT6584c1 | R XIID FAR p C. 01 | Perpustakaan Labschool Jakarta (referensi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain