Printed Book
Pengaruh Parameter Kualitas Air Terhadap Kelangsungan Hidup Ikan di Situ Citongtut, Wanaherang, Bogor
Peristiwa kematian ikan massal yanıg ditemukan di Situ Oitongtut pada
1 Februari 2021 diduga lantaran pencemaran limbah beracun. Berubahnıya warna air situ dari bening menjadi hitam pekat dan berbau cukup meyakinkan bahwa air situ telah terkontaminasi zat-zat beracun. Pada 3 Februari 2022, kematian ikan massal kembali terjadi di perairan Situ Citongtut. Sejumlah media memberitakan bahwa bangkai ikan mengambang dan bercampur dengan sampah plastik maupun styrofoam di
pinggir danau.
Upaya untuk menyelamatkan Situ Citongtut dari pencemaran telah
dilakukan. Komunitas masyarakat setempat didukung oleh PT. Tirta Investama Citereup merencanakan aksi bersama untuk meningkatkan kesadaran para pihak. Peningkatan kesadaran ini menggunakan pendekatan sekolah lapangan yang kemudian dikenal dengan nama
"Sekolah Situ" yang kemudian menjadi fasilitator kegiatan penyelamatan
situ. Meskipun tersendat-sendat, manfaat Sekolah Situ sudah dapat dirasakan oleh masyarakat. Kematian massal ikan belum pernah terjadi lagi sejak tahun 2022 dan sampah yang menggenangi perairan situ berkurang.
Pentingnya kualitas air pada kawasan budidaya ikan di Situ Citongtut
ini mendorong penulis untuk melakukan evaluasi terhadap kualitas air Situ
Citongtut saat ini dan mengkaji dampaknya terhadap keberlangsungan
hidup ikan.
| KT6626c1 | R XIIE NAI p C. 01 | Perpustakaan Labschool Jakarta (referensi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain