Printed Book
Analisis Peran Pemerintah dalam Pengeboman Kiwirok, Papua
Salah satu insiden dalam sejarah konflik Papua modern berupa pengeboman
Kiwirok. Setelah penyerangan infrastruktur publik di dacrah Kiwirok, pemerintah terpaksa memperkuat kekuatan militer di daerah sekitar. Situasi memuncak pada tanggal 13 September hingga 24 Oktober 2021. Pemerintah melakukan pengeboman massal pada markas TPNPB OPM yang diduga berada pada distrik Kiwirok. Dampak dari pengeboman berupa kerusakan infrastruktur secara massal pada distrik Kiwirok dan kematian ratusan penduduk, termasuk warga yang tidak terlibat dalam kegiatan TPNPB OPM.
pengeboman Kiwirok merupakan salah satu contoh pelanggaran Hak Asasi Manusia yang paling terkemuka dalam konflik Papua. Oleh sebab itu, penulis ingin menganalisis pengeboman Kiwirok dalam karya tulis ini. Penulis ingin menggunakan analisis tersebut untuk mendeskripsikan tingkah laku pemerintah Indonesia dalam konflik Papua, agar akuntabilitas dapat dipastikan dan agar tidak terjadi lagi kekerasan dan kematian collateral secara besar-besaran dalam
penanganan Papua.
| KT6629c1 | R XIIE MIF a C. 01 | Perpustakaan Labschool Jakarta (referensi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Tidak tersedia versi lain