Karya Tulis Digital
PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT PROPAGANDA POLITIK TERHADAP SISWA SMA LABSCHOOL JAKARTA
Dewasa ini, perkembangan media sosial yang sangat pesat juga ikut andil dalam penyebaran berita dan informasi, terutama pada kalangan remaja sebagai mayoritas pengguna media sosial. Adanya forum-forum online seperti Detik Forum, Kaskus, Female Daily dan lain-lain juga ikut memfasilitasi para pengguna Internet (selanjutnya disebut netizen) untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi serta mengemukakan pendapat. Keberadaan media sosial yang sebagian besar penggunanya adalah remaja dan pemilih muda atau pemula dalam pemilihan umum 2014, juga dimanfaatkan untuk meraih dukungan yang sebesar-besarnya terhadap suatu tokoh atau partai politik tertentu, contohnya JASMEV atau jokowi ahok soscial media volunteer, yaitu jaringan anter kelompok sukarelawan tanpa bayaran yang mendukung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Sangat mudah membangun karakter atau citra seseorang melalui media, karena peran media dalam memberikan informasi sangatlah besar, maka dari itu ada ungkapan "brainwashed by media" yang artinya pikiran kita sudah dikuasai oleh media sebagai alat utama penyebaran informasi. Selain itu, masyarakat kita mudah terprovokasi dan cenderung menelan mentah-mentah suatu informasi tanpa diteliti kebenarannya terlebih dahulu, juga mudah terprovokasi dan cenderung menelan mentah-mentah suatu informasi tanpa diteliti kebenarannya terlebih dahulu, juga mudah terprovokasi oleh kehadiran sejumlah orang atau kelompok yang fanatik dan radikal dalam mendukung tokoh atau partai politik tertentu. Karena alasan-alasan yang telah penulis paparkan di atas, penulis tertarik untuk memilih "Peran Media Sosial sebagai Alat Propaganda Politik Terhadap Siswa SMA Labschool Jakarta" sebagai judul karya tulis.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain