Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 | Perpustakaan

Detail Cantuman

Image of Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Printed Book

Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990



Cinta, walaupun sudah berlalu sekian lama, tetap saja, saat dikenang begitu manis.

Milea, dia kembali ke tahun 1990 untuk menceritakan seorang laki-laki yang pernah menjadi seseorang yang sangat dicintainya, Dilan.

Laki-laki yang mendekatinya (milea) bukan dengan seikat bunga atau kata-kata manis untuk menarik perhatiannya. Namun, melalui ramalan seperti tergambarkan pada penggalan cerita berikut :

“Aku ramal, nanti kita bertemu di kantin.” – Dilan -hlm. 20

Tapi, sayang sekali ramalannya salah. Hari itu, Miela tidak ke kantin karena ia harus membicarakan urusan kelas dengan kawan-kawannya. Sebuah cara sederhana namun bikin senyum dipilih Dilan untuk kembali menarik perhatian dari Milea. Dian mengirim Piyan untuk menyampaikan suratnya yang isinya :

“Milea, ramalanku, kita akan bertemu di kantin. Ternyata salah. Maaf, tapi ingin meramal lagi : besok kita akan bertemu.” – Dilan


Ketersediaan
10725c1813 PID d C.01Perpustakaan Labschool Jakarta (Rak Orange)Tersedia
10725c2813 PID d C.01Perpustakaan Labschool Jakarta (Rak Orange)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
Bagian Pertama
No. Panggil
813 PID d C.01
Penerbit Pastel Books : Bandung.,
Deskripsi Fisik
348p.; ill.; 20 cm (Label Warna Biru Muda)
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786027870864
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this